Book Review: Filosofi Kopi

Akhirnya! Bisa baca buku ini juga setelah gak kesampean beli pas SMA dulu. Ini juga nemu di library HighScope. Tanpa babibu tedeng aling-aling langsung deh saya pinjem.

Buku ini berisi kumpulan cerpen dan prosa pendek karya Dee dalam 1 dekade (1996 – 2006). Cerpen andalan pertama berjudul sama dengan judul besar buku ini, “Filosofi Kopi”. Dee meramu kata-kata dan cerita dengan apik, ditambah ending yang menggelitik. Siapa sangka kopi bisa bikin dunia orang gonjang-ganjing?

Prosa-prosa pendek yang disajikan di buku ini perlu pemikiran dan rasa kesusasteraan yang menyatu untuk mencernanya. Cerpen-cerpen lain berkisah seputar percintaan, mulai dari cinta dengan sahabat, kasih yang tak sampai, hingga cerpen terakhir tentang kecoa. Saya suka cara Dee memvisualisasikan kisah-kisah percintaan yang biasa terjadi di kehidupan dengan kata-kata yang dipadukan indah tanpa rasa cheesy di dalamnya.

Ya, saya paling suka cerpen terakhir, berjudul “Rico de Coro”. Personifikasi kecoa yang pas menurutku, berkisah tentang kecoa yang berkorban demi cintanya terhadap remaja manusia yang cantik.

Cerpen dan prosa ini bisa dinikmati tanpa wagu sambil ngopi-ngopi cantik (meski saya tdk suka kopi sih). Untuk selanjutnya saya mau baca lagi karya-karya Dee! *lirik kanan kiri siapa tahu ada yang bisa dimintain pinjem buku Dee-nya ;-p

Buku Filosofi Kopi karya Dewi ‘Dee’ Lestari

One thought on “Book Review: Filosofi Kopi

  1. Pingback: Menemukan Herman | RUN, RANNA, RUN!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s