Sup Jagung Mama Iton: Sebuah Resep Turun-Temurun

Hari ini demi merayakan kelulusan UN adikku yang paling ganteng, Ary, aku masak Sup Jagung kesukaan keluarga kami. Sup jagung itu sudah jadi favoritku juga sejak kecil, sampai akhirnya waktu masuk kuliah, aku diajarin cara bikinnya sama mamaku yang biasa dipanggil Mama Iton. Akhirnya resepnya diwariskan juga, dan kunamakan Sup Jagung Mama Iton…hehe. Sebenarnya ini sup jagung biasa seperti pada umumnya, tapi aku kekeuh lah ini jadi warisan turun-temurun. Nantinya kalau aku punya anak, aku wariskan juga resep ini ke anakku (mau dia cewek atao cowok, pokoknya diwariskan. Haha). Baiklah, mari kita ‘ikat’ resep warisan ini dengan menuliskannya.

Sup Jagung Mama Iton

Sup Jagung Mama Iton

Bahan:

– 3 buah jagung manis: 2 disisir, 1 diparut

– 1 buah wortel ukuran besar (2 kalau ukurannya kecil)

– 1 Dada ayam, dikukus dan disuwir*

– 1 sayap ayam, untuk kaldu

– 1 butir telur, kocok dan tambahkan sedikit air

– Air 1,5 L

– 1/4 bawang bombay ukuran besar

– 5 siung bawang putih

– 1/4 pala

– garam, lada putih, gula secukupnya

– 3 sendok makan tepung sagu, larutkan

* ayam bisa diganti dengan sosis, usahakan sosis yang tidak memakai zat pewarna karena nanti warnanya akan luntur & supnya jadi berwarna agak pink.

Cara Membuat:

1.) Rebus 1,5 liter air bersama dengan sayap ayam di dalam panci (ya iyalah di panci, masa’ di wajan?).

2.) Potong wortel menjadi bentuk dadu kecil dan sisir 2 jagung, masukkan wortel & jagung tersebut ke panci saat rebusan air sudah mulai mendidih.

3.) Ulek 5 siung bawang putih, 1/4 pala, dan 3-4 sendok teh garam.

4.) Cincang 1/4 bawang bombay.

5.) Tumis hasil ulekan bawang putih & cincangan bawang bombay.

6.) Masukkan bumbu hasil tumisan ke panci sup.

7.) Masukkan parutan jagung yang sudah ditambahkan sedikit air ke dalam panci sup.

8.) Masukkan telur yang sudah diberi sedikit air ke dalam panci, aduk rata.

9.) Masukkan ayam suwir

10.) Adjust rasanya dengan menambahkan garam, lada putih (merica), dan sedikit gula. Usahakan level asinnya 1 tingkat lebih asin dari yang diinginkan, karena setelah sup dikentalkan, rasa asin akan berkurang.

11.) Adjust kekentalan sup dengan menambahkan larutan tepung sagu, aduk rata saat menambakan larutan sagu. Kalau kurang kental, tambahkan lagi larutan tepung sagunya.

12.) Sajikan hangat, biasanya keluarga kami memakannya dengan nasi juga. Lebih enak dimakan dengan roti banquet yang dipotong kecil-kecil, tinggal masukkan saja ke supnya.

P.S.: Untuk 8 porsi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s