Opening 2016 with Marriage

What? You’re getting married? Really?

That was my friends’ respond when I annouced my wedding. Yes, maybe since I never once announced publicly about my fiancee, or even my wedding plan. Probably the most surprising for them was about my future husband, and that was like “how come you could end up with him?”. LOL.

Yup. Bismillaahirrahmaanirrahiim. I will be getting married in the next 10 days.

Agak tidak menyangka akan menikah di awal tahun 2016, dengan calon pengantin pria yang tidak disangka-sangka juga. Padahal saya dulu membayangkan kalau akan dapat suami dari antah-berantah, tapi malah dapat tetangga beberapa langkah.

Ya begitulah, hampir tiga perempat tahun 2015 saya menjadi Bridezilla. Mengurus acara pernikahan kesana-kemari, sembari dibantu calon suami juga dari Paris nun jauh di sana dan keluarga. Alhamdulillah masih bisa cari ilmu pranikah dan parenting, dari kajian maupun buku. Memang itu yang mesti banyak disiapkan ternyata: ilmu agama dan kehidupan pernikahan. Karena kehidupan pernikahan itu sampai akhirat, perkaranya bakal dibawa-bawa. Visinya pasti harus kumpul sekeluarga di surgaNya.

Dita and Wisnu’s wedding, in syaa Allah on January 10, 2016

Banyak moment yang sangaaaat berharga, terutama dengan keluarga. Mungkin karena mau married sih ya, jadi berasa deket banget sama keluarga, padahal sebentar lagi saya mendepak diri dari rumah. Saya dan anggota keluarga jadi lebih terbuka, mesti ada aja perdebatan-perdebatan soal teknis acara pernikahan. Tapi ya, legowo saja, karena ini pertama kali orang tuaku mantu. Sebelumnya sih diwanti-wanti sama orang kalau persiapan pernikahan itu susahnya minta ampun sampai sakit dan nangis-nangis. Alhamdulillah, saya malah merasa enjoy dan lancar, meski tidak selancar jalan tol kosong karena hambatan pasti tetap ada. Alhamdulillah dari keluarga juga tidak mempersulit proses kami, meskipun agak cepat juga tiba-tiba kok ada yang mau melamar. Hehe. Mungkin ini hikmah nikah sama tetangga ya, sudah kenal nama paling tidak (padahal Ayah saya belum kenal calon saya sebelumnya, cuma Ibu saya yang kenal).

Again and again, saya mohon do’a dari semua untuk keberkahan pernikahan kami, semoga pernikahan kami menjadi kebaikan untuk kami, agama kami, keluarga kami, dan masyarakat.

Alhamdulillah, berkat izin Allah SWT pernikahan akan terwujud. Tak lupa terima kasih pada semua keluarga dan pihak yang membantu kami selama proses menuju pernikahan (dan setelah acara pernikahan nanti).

Don’t forget to visit our wedding blog.

 

2 thoughts on “Opening 2016 with Marriage

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s